Mencetak Talenta Digital Siap Kerja & Siap Berkarya

Di era digital, hampir semua bidang kehidupan terhubung dengan teknologi. Melalui Program Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), SMK Tunas Media mempersiapkan siswa untuk menjadi pengembang aplikasi muda yang terampil, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan industri teknologi informasi masa kini.

Di jurusan ini, siswa tidak hanya belajar teori pemrograman, tetapi langsung praktik mengembangkan aplikasi berbasis web, mobile, dan sistem informasi melalui proyek nyata. Setiap proses pembelajaran dirancang berbasis Project-Based Learning dan Teaching Factory, sehingga siswa terbiasa bekerja seperti di lingkungan industri — mulai dari menganalisis kebutuhan, merancang sistem, melakukan coding, hingga menguji dan mempresentasikan hasil aplikasi.

Koding Masa Depan,
Ciptakan Solusi Digital!

Materi Pembelajaran

Keunggulan RPL

Peluang Karir Lulusan

Dari PKL ke Portofolio Nyata — Bekal Pasti untuk Dunia Kerja

Kekuatan Program RPL SMK Tunas Media terletak pada kemitraan aktif dengan dunia industri dan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang terarah. Melalui program ini, siswa berkesempatan bekerja dan belajar langsung di perusahaan teknologi, startup digital, dan penyedia layanan IT. Mereka tidak hanya melihat proses kerja profesional, tetapi juga terlibat dalam alur proyek nyata, berkolaborasi dalam tim, serta memahami standar kerja industri sejak dini.

 

Pengalaman tersebut menjadikan siswa lebih siap menghadapi dunia kerja karena telah terbiasa dengan disiplin kerja, komunikasi profesional, dan tanggung jawab proyek. Selain itu, proses evaluasi pembelajaran di RPL tidak berhenti pada nilai akademik saja, tetapi difokuskan pada portofolio karya nyata — berupa aplikasi, sistem, dan proyek digital yang benar-benar mereka kerjakan.

 

Portofolio ini menjadi modal penting bagi siswa untuk melamar kerja, mengikuti magang lanjutan, atau bahkan memulai usaha mandiri di bidang teknologi. Dengan pendekatan ini, RPL SMK Tunas Media tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri siswa sebagai talenta digital masa depan.