Tahukah kamu? Ada seorang gadis yang menganggap Wayang, batik, dan tari itu kuno. Itulah yang dikatakan oleh Nina Sang Gadis Kecil ketika diajak ayahnya untuk melihat pameran wayang yang berada di museum. Namun, sesampainya di Museum, Nina malah mendapati dirinya terlempar ke masa lalu pada Kerajaan Pringgadani dan disambut oleh Gatotkaca. Yuk, ikuti alur ceritanya!
Proyek Kokurikuler Melalui Pembelajaran Kolaboratif Lintas Disiplin Ilmu
Karya ini terwujud sebagai proyek pembelajaran Kokurikuler yang terintegrasi dengan beberapa mata pelajaran di SMK Tunas Media seperti Bahasa Indonesia, Sejarah, Informatika, dan Dasar-Dasar DKV. Melalui pendekatan kreatif berbasis Desain Komunikasi Visual, peserta didik diajak untuk menelusuri kekayaan negeri dan menerjemahkannya dalam karya ilustrasi dan narasi yang bermakna. Proses ini melatih siswa tidak hanya berlatih menggambar dan menulis, tetapi juga diajak memahami kekayaan budaya Nusantara.
Petualangan ke Kerajaan Pringgadani melalui kacamata generasi muda!
Buku cerita anak “Nina Dan Wayang Dari Masa Silam” adalah hasil karya peserta didik kelas X-DKV yang dikembangkan melalui kegiatan kokurikuler berbasis projek kreatif dan kolaboratif. Buku ini ditujukan untuk pembaca anak sekolah dasar (SD) , sehingga cerita dan ilustrasi di dalamnya dirancang dengan bahasa yang sederhana, visual yang ramah anak. Kami menyelami kekayaan budaya Nusantara, khususnya seni wayang sebagai sumber inspirasi karya.
Penulis:
Muhammad Daffa Rajabi , Abdullah Berrizky Perwiro , Jery Zimah
Penata Letak:
Muhammad Daffa Rajabi , Abdullah Berrizky Perwiro
Ilustrator:
Muhammad Daffa Rajabi , Abdullah Berrizky Perwiro , Jery Zimah , Jeannet Theresa Zefanya , Naura Janietta Farras , Raihan Saputro
“Kami merasa bangga atas antusiasme, kerja keras, dan kreativitas yang ditunjukkan oleh para siswa selama proses pembuatan buku ini. Semoga karya sederhana namun bermakna ini dapat menjadi bekal pengalaman bagi mereka untuk terus berkarya serta mengembangkan potensi diri di dunia desain dan industri kreatif .” — Guru Pembimbing
Selamat menikmati, dan mari bersama menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa dalam bingkai literasi!

